4 Klub Sepakbola yang Bangkrut

Bertanding di sebuah laga terkenal di Eropa, tidak lantas membuat sebuah klub sepakbola bebas dari masalah finansial. Tenryata, ada beberapa manajemen klub yang tidak sanggup memanfaatkan momen saat berada di puncak kasta tertinggi sepakbola.

Klub-klub tersebut gagal menggunakan benefit dan menadapat revenue. Klub Sepakbola yang Bangkrut menjadi selayaknya sebuah kapal oleh dan tenggelam. Klub-klub raksasa ini kemudian down namun ternyata mampu bangkit kembali.

Meski pernah terpuruk, namun ternyata klub-klub ini bisa kembali bangkit. Lantas siapa sajakah yang masuk ke dalam 5 Klub Sepakbola yang Bangkrut?

Fiorentina

Klub Sepakbola yang Bangkrut - Fiorentina

Fiorentina  pernah memiliki hutang sebesar 70 juta euro yang tidak bisa dibayar pada tahun 2002. Hal ini membuat Fiorentina bermain di Serie B. Bahkan kejadian ini harus mengganti nama klubnya menjadi Florentiaviola, namun setahun setelahnya klub ini kembali kepada nama asalnya, Fiorentina.

Keterpurukan finansial Fiorentina berakhir berkat keluarga Dela Valle mengambil alih klub ini. Sang pemilik anyar pun membawa Fiorentina ke kasta tertinggi liga Italia, yaitu Serie A. Bahkan, mereka sempat tampil di Liga Champions dan lolos hingga perempat final musim 2007/2008. 

Leeds United

Klub Sepakbola yang Bangkrut - Leeds United

Leeds United masuk ke dalam daftar Klub Sepakbola yang Bangkrut. Leeds Unitedpernah menjadi salah satu klub yang bergengsi di Liga Inggris. Namun Leeds United pernah mengalami kebangkrutan yang disebabkan oleh kesalahan investasi pemain.

Leeds United secara besar-besaran belanja pemain yang akhirnya mereka haris menjual kembali pemain guna membayar hutang sebagai konsekuasi gagal masuk kualifikasi Liga Champions 2002/2003.

Satu di antara pemain yang pernah menjadi korban kebangkrutan Leeds Untied adalah Rio Ferdinand. Ia pergi ke Manchester United pada 2002. Efek penjualan beberapa bintang membuat Leeds United terpuruk, dan degradasi pada 2003/2004.

Napoli

Klub Sepakbola yang Bangkrut - Napoli

Tidak bisa dibayangkan jika tim sepakbola sebesar Napoli bisa mengalami kebangkrutan. namun mimpi buruk ini rupanya pernah terjadi kepada Napoli pada tahun 2004.

Napoli dinyatakan tidak bisa membayar hutang sebesar 70 juta euro di tahun tersebut. Napoli gagal memenuhi syarat administrasi untuk bermain di Serie B musim 2004/2005. Namun setelah klub ini diambil alih oleh Pengusaha TV Italia, Aurelio De Laurenstiis, akhirnya Napoli bisa bangkit dari keterpurukannya.

Parma

Klub Sepakbola yang Bangkrut - Parma

Klub Sepakbola yang Bangkrut selanjutnya adalah Parma. Klub yang pernah memukau di era ’90-an dan menjadi tim papan atas di panggung Liga Italia Serie A ini ternyata pernah mengalami keterpurukan finansial pada tahun 2015. Parma dinyatakan bangkrut otoritas sepak bola dan pengadilan Italia. Parma harus menata ulang klub dari awal dan harus mengawali kompetisi dari kasta terendah di sepak bola Italia, yaitu Serie D.

Bahkan akibat kondisi finansial yang terpuruk itu, manajemen Parma tidak sanggup untuk membayar para pemain dan staf. Lebih buruk dari itu, bahkan kebangkrutan Parmamemaksa para pemainnya untuk memncuci baju dan sepatunya sendiri.