5 Produk Gagal Akademi Manchester United

5 Produk Gagal Akademi Manchester United

5 Produk Gagal Akademi Manchester United

Akademi sepakbola Manchester United kerap disebut sebagai salah satu akademi sepakbola terbaik di dunia. Para pecinta sepakbola tentu tahu dengan class of 92 yang berisi deretan pemain terbaik Inggris seperti David Beckham, Paul Scholes, Gary & Phil Neville, Ryan Giggs dan Nicky Butt. Namun, tak semua produk akademi United berhasil seperti layaknya Beckham atau Giggs. Banyak pula produk gagal dari akademi tersohor tersebut. Berikut ini 5 pesepakbola jebolan akademi United terburuk yang gagal meraih prestasi bersama Setan Merah atau klub lainnya.

  1. Federico Macheda

Pemain ini sempat mencetak gol di laga debutnya bersama skuad senior United. Namun setelah itu performa pemain asal Italia ini merosot. Macheda menghabiskan karirnya sebagai pemain pinjaman di klub-klub lain seperti Sampdoria, Stuttgart, QPR, hingga Birmingham City.

  1. Bebe

Bebe merupakan salah satu pemain akademi sekaligus pembelian terburuk United sepanjang masa. Dibeli dari klub Portugal, Victoria Guimares saat usianya masih 20 tahun, Bebe dimasukkan ke akademi United. Disana Bebe gagal menunjukkan performa terbaiknya dan menjadi salah satu pemain gagal dari akademi United.

  1. Jonathan Greening

Salah satu produk gagal akademi United yang gagal bersinar lainnya adalah Jonathan Greening. Gagal bersaing dengan gelandang-gelandang United saat itu seperti Scholes, Beckham, Giggs, hingga Veron membuat Greening harus rela bermain untuk klub semenjana seperti West Brom dan Nottingham Forest.

  1. Ravel Morrison

Sir Alex pernah mengatakan bahwa Morrison adalah pemain muda terbaik yang pernah dilihatnya di akademi United. Namun karena sering berulah dan bermasalah, Morrison gagal memenuhi potensi besarnya. Morrison kini masih berjuang mendapat tempat di klub Italia, Lazio.

  1. Ryan Shawcross

Bek jangkung yang satu  ini gagal bersaing dengan Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic di posisi bek tengah United di pertengahan 2000an. Shawcross lebih banyak menghabiskan karirnya bersama klub Stoke City dimana dia menjadi kapten tim di klub tersebut.

Itu tadi 5 jebolan akademi Manchester Uited terburuk yang gagal memenuhi ekspektasi para pendukung Setan Merah. Banyak faktor yang membuat nama-nama tersebut gagal bersinar, dari kesempatan bermain, gagal bersaing hingga memang tak berkualitas.

Skip to toolbar