5 Selebrasi Terlarang Sepakbola

Hampir setiap pemain sepakbola memiliki ciri khasnya masing-masing untuk merayakan kesuksesannya untuk menjebloskan bola ke gawang lawan. Beberapa pemain bintang atas juga memiliki selebrasi yang menjadi karater yang melekat pada dirinya masing-masing seperti yang dilakukan Paulo Dybala, Paul Pogba maupun Cristiano Ronaldo.

Namun ada beberapa pemain yang ternyata pernah merayakan golnya dengan cara yang kontroversional yang kemudian menjadi selebrasi terlarang sepakbola. Siapa saja?

Selebrasi terlarang sepakbola pernah dilakukan oleh mantan pemain AEK Athens, Giorgos Katidis.


Hampir setiap pemain sepakbola memiliki ciri khasnya masing-masing untuk merayakan kesuksesannya untuk menjebloskan bola ke gawang lawan. Beberapa pemain bintang atas juga memiliki selebrasi yang menjadi karater yang melekat pada dirinya masing-masing seperti yang dilakukan Paulo Dybala, Paul Pogba maupun Cristiano Ronaldo.

Namun ada beberapa pemain yang ternyata pernah merayakan golnya dengan cara yang kontroversional yang kemudian menjadi selebrasi terlarang sepakbola. Siapa saja?

Giorgos Katidis – Selebrasi Hormat ala Nazi

selebrasi terlarang sepakbola - Giorgos Katidis

Selebrasi terlarang sepakbola pernah dilakukan oleh mantan pemain AEK Athens, Giorgos Katidis. Di usianya yang ke 20, Katidis melakukan selebrasi kontroversial saat bermain dengan AEK Athens yang menang melawan Veria 2013 lalu. Katidis melakukan selebrasi dengan gestur layaknya hormat ala Nazi.

Setelah itu Giorgos Katidis mendapatkan hukuman larangan seumur hidup untuk bermain bersama timnas Yunani.

Robbie Fowler – Selebrasi Menghirup Kokain

selebrasi terlarang sepakbola - Robbie Fowler

Robbie Fowler mendapatkan denda sebesar 32.000 euro atau sekitar 548 juta rupiah akibat selebrasi gol yang dilakukannya pada saat Merseyside Derby kontra Everton pada 1999 lalu.

Robbie Fowler melakukan selebrasi dengan gerakan seperti sedang menghirup kokain. Bukan tanpa sebab, Selebrasi Terlarang Sepakbola ini ia lakukan untuk membalas fans Everton yang menuduhnya sebagai pengguna kokain.

Nicolas Anelka – Selebrasi ‘Quenelle’

selebrasi terlarang sepakbola - Nicolas Anelka

Selebrasi terlarang sepakbola selanjutnya datang dari Nicolas Anelka dalam kesuksesannya mencetak gol West Ham United pada pada 28 Desember 2013.

Nicolas Anelka membuat sebuah yang dianggap mirip dengan gesture ‘quenelle’, yaitu sebuah gestur anti-semitisme dan pernah dipopulerkan pemimpin Nazi, Adolf Hitler. Gestur anti-semitisme ditujukan untuk mendiskriminasi kaum Yahudi. Nicolas Anelka kemudian dijatuhi hukuman larangan bermain di lima pertandingan serta denda sebesar 80.000 euro atau setara dengan 1,3 miliar rupiah.

Paul Gascoigne – Selebrasi Seruling ‘The Sash

selebrasi terlarang sepakbola - Paul Gascoigne

Paul Gascoigne menciptakan sebuah selebrasi terlarang sepakbola selepas dirinya berhasil mencetak gol Old Firm Derby’, laga derbi panas antara Glasgow Rangers kontra Glasgow Celtic di Skotlandia pada 1998 lalu.

Paul Gascoigne merayakan keberhasilannya dengan gerakan memainkan seruling yang identik dengan lagu  ‘The Sash’, sebuah lagu yang dianggap menyinggung garis sejarah Celtic dan suporternya.

Berkat aksinya, Paul Gascoigne dijatuhi denda sebesar 40.000 euro atau sekitar 685 juta rupiah bahkan dirinya juga mendapatkan ancaman pembunuhan.

Emmanuel Adebayor – Selebrasi ‘Balas Dendam’

selebrasi terlarang sepakbola - Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor melakukan selebrasi gol yang ia ciptakan saat timnya, Machester City mendapatkan satu skor lebih unggul dari Bayern Munchen. Namun ternyata selebrasi yang dilakukan oleh Emmanuel Adebayor menjadi selebrasi terlarang sepakbola. Pasalnya, ia melakukan selebrasi tepat di hadapan The Gunners.

Emmanuel Adebayor melakukan selebrasi tersebut dengan tujuan membalas dendam atas perkataan rasis yang ia terima dalam laga tersebut. Emmanuel Adebayor dijatuhkan hukuman larangan bermain di 2 laga serta didenda sebesar 25.000 euro atau setara dengan 428 juta rupiah.