Arsene Wenger Akui Mental Juara Arsenal Hilang

Selaku manajer utama klub Arsenal, Arsene Wenger menyadari betul bahwa anak asuh nya sedang dalam kondisi yang tidak baik. Menurut Wenger, punggawa Arsenal telah kehilangan mental juara dan krisis percaya diri yang datang usai kalah memalukan di kandang sendiri kontra Swansea City akhir pekan kemarin semakin jelas jika The Gunners kehilangan ritme permainan terbaiknya.

Arsene Wenger Akui Mental Juara Arsenal Hilang

Di pertandingan terakhirnya, Arsenal baru saja menelan kekelahan tiga kali secara beruntun di liga domestik maupun Eropa. Di liga domestik sendiri Arsenal dua kali secara beruntun menelan kekalahan, alhasil mereka harus puas berada di posisi tiga klasemen sementara Premier League Inggris 2015/16 dengan raihan 51 poin, terpaut enam angka dari Leicester City yang menduduki peringkat pertama dan Tottenham Hotspur selisih tiga poin yang berada di urutan dua.

Akhir pekan ini Arsenal akan kembali bermain di lanjutan liga Inggris, lawan yang akan mereka hadapi adalah sang rival sekota Tottenham Hotspur di Stadion White Hart Lane. Dalam hal ini Wenger sangat berharap anak asuh nya bisa bangkit dan bisa kembali meraih hasil positif yang sangat penting bagi keberlangsungan Arsenal dalam perburuan gelar juara Premier Laegue musim ini.

Jelang pertandingan yang akan berlangsung pada hari sabtu mendatang, Wenger dihujani beberapa pertanyaan menyangkut kondisi skuat mereka saat ini. Wenger pun menjawab nya dengan nada santai yang berbunyi:

“Yah kita semua ketahui bahwa perjalanan kali ini terlihat sedikit sulit. Kami dituntut selalu fokus tanpa pernah membuat kesalahan sekecil apapun dan harus kembali pada diri masing-masing, siapakah saya sebenarnya?. Kualitas dan mentalitas menjadi modal penting bagi kami, kami harus segera menganalisa semua pertandingan yang sudah kami lalui dan segera bangkit. Kami akan menjalani beberapa pertandingan besar pada pekan ini,”

“Sekarang ini yang paling saya khawatirkan adalah hasil dari pertandingan nanti. Saat ini kami tidak memiliki mimpi yang besar, harus melihat dari segi yang pasti dan kembali sadar apa yang sangat pantas kami miliki,” kata pelatih yang diberi julukan sang profesor tersebut.

“Kami selalu mempunyai harapan untuk terus meraih hasil positif dalam setiap laga yang kami mainkan dan kami tidak sempat untuk membicarakan gelar. Saya tidak selera untuk membicarakannya. Ini adalah bentuk dari rasa kekecewaan kami yang sangat besar dan kami harus menerima hasilnya,” tutup Wenger.

Skip to toolbar