Berakhir Hart Bersama City

Joe Hart akui kalau masa depanya bersama Manchester City telah berakhir. Sekarang ini Hart bakal berkonsentrasi untuk cari klub baru untuk dirinya pada musim berikutnya.

Hart memang telah kehilangan posisinya sedari hadirnya Pep Guardiola pada musim ini sebagai sang manajer City. Guardiola menilai kalau Hart tidak serasi dengan dirinya dan lebih pilih Claudio Bravo.

Selama berlangsungnya musim 2016/2017, Hart habiskan waktu sebagai seorang pemain pinjaman di Torino, sedangkan Guardiola nyatanya alami persoalan akut dengan para penjaga gawangnya, Bravo dan Willy Caballero, yang tidak bermain prima selama berlangsungnya musim.

Hingga akhirnya Guardiola lebih pilih rekrut penjaga gawang Benfica, Ederson, yang pecahkan rekor transfer kiper paling mahal di dunia ada pekan kemarin dengan harga 40 juta euro. Sedangkan Caballero telah dilepas usai kontrak yang ia miliki selesai.

Hal tersebut berarti Ederson dan Bravo bakal berselisih menjadi penjaga gawang inti City pada musim berikutnya. Ini adalah yang kemudian bikin Hart berpikir kalau masa depannya di Etihad Stadium telah berakhir dan ia juga pilih untuk keluar pada musim panas ini.

“Saya tentunya bakal berikan jawaban yang membuat Anda bingung, namun untuk sekarang ini masih belum ada apapun,” ucap Hart.

“Banyak orang tengah berkonsentrasi ke pertandingan internasional dan berhubungan dengan hal tersebut, para pemain juga bakal berkonsentrasi ke tempat itu. Usai pada hari Selasa, saya tak tahu yang lain seperti apa, namun kemudian saya baru dapan melangsungkan komunikasi dan tiap orang baru dapat mengawali semuanya,” lanjut dia.

“Saya tentu saja lebih suka untuk tahan informasi tentang karier saya, namun saya tak miliki apa-apa untuk ditahan. Keadaan sekarang ini amat menarik dan jawabannya ialah rasa sabar. Saya beruntung konsentrasi terpecah dengan tugas internasional dan kita saksikan saja kemudian.”

“Dunia penjaga gawang itu dunia yang aneh. Anda saksikan saja para tim top dunia yang telah miliki pemain striker oke, mereka bahkan cari pemain striker oke lainnya.”

“Namun kalau Anda telah miliki penjaga gawang oke, maka Anda tak bakal cari penjaga gawang oke yang lain. Ini seperti pertandingan catur dan keadaan saya tak sama dengan yang lain, dan kita saksikan saja seperti apa hasilnya nanti dan juga perjalanannya.”

“Kita semua perlu kestabilan. Saya bukanlah anak-anak lagi. saya tak dapat dijadikan pinjaman terus seperti pemain yang berumur 19 atau 17 tahun. Saya telah berumur 30 tahun dan semuanya telah sesuai. Saya menyukai stabilitas. Ada sebuah keadaan ideal untuk dapat selesaikan ini, namun tak ada yang sempurna. Ini adalah masa depan yang pendek dan sepakbola itu hal yang gila, maka saya perlu siap untuk apa saja yang bakal terjadi,” kata dia.

Skip to toolbar