Guardiola Paham Pemilik City Kecewa musim Ini

Pep Guardiola mengatakan harapan di Manchester City sangat tinggi. Maka dari itu jika bos City tidak senang dengan kiprah tim pada musim ini, Guardiola bisa memahaminya.

Dengan merekrut Guardiola sebagai pelatih, City tak hanya berangan-angan merajai sepakbola Inggris. The Citizens juga mau berjaya di kompetisi Eropa.

Namun sayang kiprah Guardiola pada tahun perdananya di Etihad Stadium cukup mengecewakan. Pelatih internasional Spanyol itu cuma bisa membawa City ke babak perdelapanfinal Liga Champions. Itu merupakan prestasi terendahnya di Liga Champions sebagai manajer.

Di ajang Premier League, The Citizens juga hampir tak mungkin jadi kampiun hingga sekarang lebih fokus mengamankan satu slot di zona empat besar. Sedangkan di Piala Liga Inggris mereka juga gagal melaju jauh.

Satu-satunya harapan merengkuh trofi untuk City ialah pentas Piala FA. Di turnamen ini, Sergio Aguero dan kawan-kawan bakal bersua Arsenal di semifinal, Minggu (23/4/2017).

Tapi bila pun City jadi juara Piala FA, pencapaian itu belum bisa membayar investasi besar yang sudah dikeluarkan oleh pemilik klub, terutama untuk merekrut pemain-pemain top. Maka dari itu, Guardiola akan maklum apabila pemilik klub tidak senang.

“Saya berpikir bisa mereka bakal tidak senang. Ekspektasi klub setinggi-tingginya dan untuk memenangi seluruh gelar, dan kami tidak bisa melakukannya,” ujar Guardiola seperti dikutip Soccerway.

“Maka apabila mereka tidak senang, saya paham sepenuhnya. Dan kami bisa saja bekerja dengan lebih baik dalam hal hasil dan bahkan dalam cara bermain, kami mau terus terlibat perburuan gelar dan tetap di Liga Champions hingga akhir,” jelasnya.

“Walaupun saya senang dengan apa yang telah kami perbuat, itu belum cukup. Tapi, mereka harus memutuskan, mereka lah bos-bos saya. Chairman (Khaldoon Al Mubarak) dan pemilik klub (Sheikh Mansour),” kata Guardiola.

Skip to toolbar