Harapan Pires Agar Ramsey Kembali ke Arsenal

legenda The The Gunners Robert Pires mengharapkan sekali agar Aaron Ramsey bisa kembali bermain untuk Arsenal suatu hari nanti. Sebabnya, Menurut pires Ramsey sudah sangat klop dengan strategi Arteta. Kedatangannya tentu akan menjadikan the gunners kembali dalam skuad terbaiknya.

Hasil gambar untuk pires dan ramsey

Ramsey awalnya bergabung bersama Arsenal pada medio 2008 dari klub Cardiff City. Ketika itu Si Gudang peluru mengeluarkan mahar yang tidak terlalu besar, sekitar 5 juta pounds untuk mengontraknya.

Sang gelandang yang berasal dari Wales itu menghabiskan 11 tahun lamanya bersama Klub Meriam London. Dengan catatan 371 penampilan dan memenangkan tiga Piala FA di Emirates.

Akan tetapi, Hal mengejutkan terjadi, Ramsey justru memutuskan meninggalkan Arsenal pada 2019. Ia lebih memilih berstatus sebagai pemain free transfer dan bergabung dengan asal italia Juventus secara gratis setelah kontraknya bersama Arsenal berakhir.

Kembali lagi pada pires, ia sangat yakin akan kemampuan yang dimiliki Ramsey sangat tidak diragukan lagi, katanya. Menurutnya, kualitas aron lebih meningkat lagi setelah menimba pengalaman bersama Juventus.

“Saya sangat berharap sekali dia [Pirlo pelatih juve] untuk menjadikan Aaron sebagai starter, Dia pemain bagus, dan menurut saya dia sangat mudah klik dengan pemain lain. Bagi seorang pelatih, ini penting,” katanya pada TuttoJuve.

“Dia mudah beradaptasi, dan selama yang saya tau dia sangat disiplin. Juve beruntung mendapatkannya, aron juga beruntung bergabung dengan juventus, Klub besar yang semakin meningkatkannya.”

Sang Mantan gelandang Meriam London itu juga sangat mendukung Ramsey agar pulang ke klub lamanya, Arsenal. Sebab menurutnya, Ramsey sangat cocok dengan gaya permainan yang diterapkan Arteta.

“Dia Memang butuh tinggal beberapa tahun disana untuk mengasah kemampuanya, lalu setelah kembali dia akan semakin sempurna. Ini adalah keyakinan saya, saya memang bukan peramal dewaharum, tapi saya yakin itu.” lanjutnya

“Aaron akan menyempurnakan strategi Mikel Arteta, tapi dia kini milik Juventus dan harus tetap fokus pada klubnya untuk meraih trofi.