Mahrez Ingin Tinggalkan Leicester?

riyad-mahrez-Riyad Mahrez kembali menegaskan ingin hengkang dari Leicester City di bursa transfer musim panas ini. Mahrez kini mengaku siap mempertimbangkan penawaran-penawaran yang dikirimkan oleh klub-klub lain.

Mahrez tampil sebagai salah satu kunci sukses Leicester City dalam mencetak sejarah dengan menjuarai Premier League 2015/2016, yang pertama kalinya untuk klub tersebut. Pencapaian itu membuahkan penghargaan bergengsi bagi Mahrez setelah terpilih sebagai pemain terbaik PFA.

Namun, performa Leicester City merosot drastis di musim lalu. Hal itu sampai menyebabkan sang manajer, Claudio Ranieri dipecat dari jabatannya.

Namun yang harus dicatat adalah: walaupun kurang oke di liga, The Foxes masih bisa bertahan di Eropa di mana mereka finis di perempatfinal Liga Champions sedangkan Mahrez sendiri menyudahi musim dengan sumbangan 10 gol dan 7 assist di semua kompetisi. Sampai pada akhir Mei lalu, Mahrez meminta dijual meski kontraknya baru akan habis di 2020 mendatang.

Sejumlah klub raksasa seperti Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, bahkan Barcelona dan Paris St. Germain disebut-sebut berminat untuk mendapatkan jasa Mahrez. Namun, si pemain mengakui bahwa sampai kini belum ada klub yang mengirimkan proposal resmi.

“Spekulasi banyak berkembang di luar sana, namun tawaran belum benar-benar datang. Jadi belum ada apapun saat ini. Bos dan aku sebelumnya sudah sepakat bahwa aku akan bertahan semusim lagi di klub dan dia mengizinkanku pergi di akhir musim,” ucap Riyad Mahrez.

“Kupikir ini adalah waktu yang tepat bagiku untuk pergi, aku sudah mengalami segalanya di klub sepakbola ini. Klub dan aku punya pandangan yang sama tentang masa depanku. Jadi, mari kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti.”

“Ada beberapa klub yang tertarik, bahkan sejak musim panas lalu. Aku di sini tidak untuk mengatakan klub mana saja yang sudah berbicara denganku, bahkan aku masih belum tahu. Aku sekarang masih pemain Leicester City, masih terikat kontrak,” jelas Riyad Mahrez.

Skip to toolbar