Martial Akui Sempat Ragu Gabung Manchester United

Liga Primer Inggris memang terkenal dengan kompetisi yang keras dan sangat diperlukan tenaga yang ekstra untuk menjalani setiap pertandingan yang ada disana. Untuk itu tidak salah jika liga tertinggi Inggris tersebut menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Dalam hal ini datang sebuah cerita menarik dari penyerang muda milik Manchester United, Anthony Martial yang menyatakan bahwa dirinya sempat memiliki keraguan untuk bergabung dengan Setan Merah pada musim panas lalu.

Martial Akui Sempat Ragu Gabung Manchester United

Namun demikian Martial akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Manchester dengan nilai transfer mencapai 61,5 juta poundsterling, kepindahan Martial ini membuat kejutan besar bagi publik AS Monaco. Mengingat sang pemain sangat diandalkan di tim tersebut.

Dalam bahasannya, Martial langsung memberikan pernyataan terkait kepindahannya ke Manchester United dan dia berkata “Ketika tawaran itu datang, saya selalu berpikir apakah saya akan mampu menjadi yang terbaik disana. Jelas hal ini membuat saya ragu, ketika banyak orang menyebutkan liga disana berjalan dengan tensi yang keras dan memerlukan stamina fisik yang luar biasa,” terang Martial kepada wartawan.

“Akan tetapi berjalannya waktu saya mulai menikmatinya dan saya sadar jika saya bisa menjalani ini semua. Jelas ini membuat saya merasa bahagia dengan kategori pemain yang masih muda saya bisa membuktikannya jika saya mampu menjalani setiap laga yang dimainkan. Ini sudah terjadi ketika saya berusia 17 tahun dan banyak orang yang memberikan masukan kepada saya bahwa saya harus melatih ketahanan tubuh agar mencapai titik tertinggi,”

Lalu datang sebuah pertanyaan lain yang menyatakan apakah dia merasa takut dengan hadangan tim lawan yang terkenal keras dan tanpa ragu untuk melakukan hal itu di Premier League Inggris. Martial pun menjawab: “Dalam hal ini kembali kepada diri masing-masing bagaimana kita bisa menghindari itu semua dan tidak dengan mudahnya mencederai diri kita sendiri, namun benar jika liga disana sangat keras dan berjalan dengan tensi tinggi,”.

“Terlepas dari itu semua, saya merasa senang dengan pengalaman baru ini dan sepakbola Inggris telah memberikan saya motivasi baru untuk selalu bisa menjadi yang terbaik. Dengan demikian ini adalah sepakbola yang saya impikan sejak kecil.” tutup pemain timnas Prancis tersebut.

Skip to toolbar