Mourinho Siap Melawan FA

Mourinho Siap Melawan Hukuman FA

Mourinho Siap Melawan Hukuman FA

Bukan Jose Mourinho jika tak menghadirkan kontroversi. Pelatih yang dijuluki The Special One ini kembali mendapat masalah setelah dihukum oleh FA dan otoritas Premier League. Hukuman larangan berada di stadion dan denda 50,000 pounds ini diberikan setelah Mourinho mengkritik penampilan wasit saat Chelsea dikalahkan Southampton di Premier League.

Saat itu, Mourinho menganggap wasit di pertandingan tersebut takut untuk memberikan keputusan yang menguntungkan pihak Chelsea. Setelah ucapannya tersebut, FA dan otoritas liga Inggris langsung memberikan hukuman kepada mantan pelatih Real Madrid tersebut.

Hukuman yang diberikan berupa denda sebesar 50,000 pounds dan larangan berada di dalam stadion selama satu pertandingan. Mourinho pun juga dalam pengawasan, karena jika mengulang kesalahan yang sama, pelatih kontroversial tersebut akan dihukum lebih berat.
Namun, Mou tak mau dima begitu saja. Merasa tidak bersalah, pelatih yang sukses membawa Inter Milan meraih treble winners tersebut mengajukan banding. Menurutnya, hukuman yang diberikan kepadanya tersebut kurang tepat.
“Saya rasa, saat ini, kami mempunyai alasan yang kuat dan memutuskan untuk mengajukan banding. Jadi, ini adalah saat yang tepat untuk berhenti dengan opini saya. Saya sangat objektif dalam menghadapai situasi sulit ini,” ujar Mourinho seperti dikutip dari The Guardian.

Ini untuk kesekian kalinya Mourinho mendapat hukuman dari FA. Sebelumnya, Mourinho juga beberapa kali dihukum karena komentarnya terhadap wasit. Akibat aksinya ini, ada kabar berhembus bahwa pemilik Chelsea, Roman Abramovich akan memecat Mourinho.
Tapi kabar tersebut langsung dibantah oleh Mourinho sendiri. Dia sangat yakin jika Roman Abramovich tidak akan memecatnya karena masalah ini.
“ Saya telah bertemu dengan pemilik klub (Abramovich) sebelum makan malam. Setelah saya pergi, saya tahu tidak ada ancaman pemecatan darinya,” ujar Mourinho.

Di tiap klub yang dibelanya, Mourinho memang kerap bermasalah dengan otoritas bersangkutan. Dari pertama kali bergabung ke Chelsea, kemudian pindah ke Italia bersama Inter Milan, pindah lagi ke Spanyol bersama Real Madrid, lalu kembali lagi ke Chelsea.
Kontroversi memang tak bisa lepas dari pelatih yang satu ini. Meskipun begitu, Mourinho tetap menjadi salah satu pelatih terbaik dunia karena selalu memberikan trofi kepada klub yang dibelanya. Tak heran jika dia disebut sebagai The Special One.

Skip to toolbar