Nice Tidak Berniat Menjual Balotelli

Banyak yang bertanya soal pilihan Nice ketika merekrut Mario Balotelli. Namun Nice dan Balotelli pribadi dapat memberi jawaban atas keraguan tersebut dengan baik.

Balotelli ketika didatangkan oleh Nice merupakan seorang pemain yang kariernya di 2 musim terakhir terperosot. Tidak berhasil di Liverpool pada musim pertamanya, Balotelli kemudian dijadikan pemain pinjaman pada AC Milan musim kemarin dan hasil yang didapat pun tidak berubah.

Saat kembali ke Liverpool, Balotelli tidak diperlukan oleh sang manajer Juergen Klopp dan pada akhirnya pindah ke Nice dengan cuma-cuma. Pilihan yang sudah di ambil oleh Nice ini mula-mula jadi pertanyaan.

Namun Balotelli sedikit demi sedikit dapat memberi jawaban atas keraguan tersebtu walau dengan jalan yang sulit. Balotelli masih bermasalah dengan sikap saat berada di atas lapangan yang sering mendapat kartu kuning atau merah, ditambah dengan produktivitas yang labil.

Semakin dekat dnegan pekan terakhir di Liga Prancis, Balotelli pada akhirnya memberi jawaban dengan 13 cetak angka lewat 23 pertandingan yang mengantarkan Nice masuk ke babak Play-off ajang Liga Champions musim berikutnya. Malah Nice pada awal musim pernah Balotelli bawa ke urutan atas klasemen.

“Kami perlu memberi penjelasan secara terbuka, sebab pada awalnya pasti semua orang menganggap Apa ini akan berjalan dengan baik?’,” ucap sang pelatih Nice Lucien Favre.

“Sulit menebaknya. Namun saya terus bilang selama musim ini, ia menolong kami. Ia ciptakan banyak angka, saya merasa pada bulan September, ia berikan kami banyak poin dan bikin rasa keyakinan naik,” lanjut dia.

“Malah ketika beberapa bulan sulitnya di bulan Januari-Februari. Kami masih dapat raih hasil seri 0-0, 1-1… kemudian ia kembali merosot. Kurang konsistensi.”

“Saya amat ingin mendatangkan Balotelli. Kami tak ada banyak jalan keluar, namun kami bicarahal tersebut dan kemudian saya menilai hal tersebut adalah jalan yang baik.”

“Akhirnya hal tersebut merupakan gagasan yang amat baik. Ia amat membantu. Lewat pemasaran juga, kami akui kalau ia amat membantu. Ini pun bikin dia kembali bangkit setelah masa yang buruk di Liverpool. Ia berlatih bersama tim muda.”

Skip to toolbar