Penjualan Neymar Ke PSG Mulai Diinvestigasi UEFA

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu sedikit bercerita soal kegagalan Barcelona membeli Philippe Coutinho dari Liverpool. Bartomeu juga menyesalkan sikap Neymar yang dia nilai sudah tidak jujur selama bursa transfer lalu.

Bartomeu mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya sangat percaya kepada Neymar dan para perwakilannya. Namun kepercayaan tersebut dikhianati dengan langkah Neymar memutus kontrak dan kemudian bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Harusnya, menurut Bartomeu, Neymar dan perwakilannya bersikap jujur sejak awal. Jika Neymar memang ingin pergi dari Barca, pihak klub sepertinya tidak akan menghalanginya. Setidaknya demikian yang dikatakan oleh Bartomeu.

“Kami sudah sangat percaya kepada mereka, Neymar serta para penasehatnya. Saat ada pemain yang ingin pergi, mereka seharusnya jujur. Alexis Sanchez, Pedro Rodriguez dan Cesc Fabregas jujur dan terbuka ketika mereka ingin pergi. Kami tidak akan menghalangi kepergian pemain yang sudah tidak bahagia di Barcelona,” terang Josep Maria Bartomeu kepada La2.

Kepergian Neymar memang berbuah persoalan hukum. Barca menuntut Neymar mengembalikan uang bonus kesetiaan sebesar 8,5 juta euro ditambah bunga sebesar 10%. Sementara itu, Neymar juga menuntut Barca membayar 26 juta euro bonus kesetiaan yang seharusnya diberikan pada 1 Agustus 2017 silam. Saat ini masalah tersebut tengah diinvestigasi oleh UEFA.

Di sisi lain, Bartomeu juga mengungkapkan kegagalan transfer Coutinho. Ia mengatakan bahwa Barca tidak ingin menuruti permintaan harga yang dipasang Liverpool karena tidak ingin melanggar Financial Fair Play. Namun kini dia juga senang karena PSG yang dia anggap melanggar Financial Fair Play tengah diselidiki oleh UEFA.

“Saya tak ingin mengatakan berapa yang kami tawarkan untuk Philippe Coutinho. Liverpool meminta 200 juta euro, tapi kami tak akan memberikan 200, bahkan 150 juta euro. Semua klub harus menaati aturan Financial Fair Play. Sekarang saya bahagia karena Paris Saint-Germain sedang diselidiki UEFA. Ini semua demi kebaikan klub di seluruh Eropa.”

Dengan kegagalan merekrut Philippe Coutinho, Barca mengalihkan perburuan mereka kepada Ousmane Dembele. Dembele pun berhasil direkrut dari Borussia Dortmund seharga 105 juta euro atau setara dengan Rp 1,6 triliun.

Skip to toolbar