PSG Resmi Perbarui Kotrak Baru Angel Di Maria

Kontrak baru angel di maria

Angel Di Maria akhirnya mendapat kejelasan di klubnya saat ini yakni Paris Saint Germain. Pesepakbola dunia ini baru saja menandatangani kontrak anyar berdurasi tiga tahun di PSG, yang menjadikannya akan tetap berada di klub pemegang gelar Ligue 1 itu sampai tahun 2021 yang akan datang.

Pihak salah satu pemain andalan Timnas Argentina tersebut sudah memberikan persetujuan terkait kontrak baru Angel Di Maris di Paris Sanit-Germain setelah dia mencatatkan tujuh gol dari 15 laganya selama musim ini. Di Maria sendiri telah berumur 33 tahun ketika mendapat kontrak barunya tersebut dan akan bermain selama 3 tahun ke depan, dengan begitu kemungkinan besar pesepakbola dunia ini akan menyudahi karirnya di Parc des Princes.

“PSG begitu bersuka cita karena sudah melakukan pembicaraan dengan baik dan menghasilkan kontrak baru bersama pemain mereka. Kontrak baru Angel Di Maria ini akan berdurasi sampai tahun 2021 yang akan datang,” tulis pihak klub dalam akun Twitter resmi mereka.

Jadi Salah Satu Pencetak Gol di PSG

Angel Di Maria dapat Kontrak baru

Walaupun di klub kaya raya ini terdapat tiga penyerang PSG yang begitu diandalkan di tiap laga, yakni Kylian Mbappe, Neymar hingga Edinson Cavani, akan tetapi, nama Di Maria masih menjadi salah satu andalan dan menjadi bagian penting di tim inti. Dia bahkan disebut-sebut sebagai roda penggerak utama dalam catatan gol untuk PSG.

Angel Di Maria tercatat sudah membukukan tujuh gol untuk seluruh kompetisi selama musim ini, termasuk dua gol dari tiga laga yang mereka mainkan di Liga Champions pada musim panas ini.

Disisi lain, ada berita yang tak kalah mengejutkan dari dua pemain mereka yakni Mbappe dan Adrien Rabiot. Kedua pemain ini tidak ikut serta dalam laga di kandang Marseille yang kemudian dimenangkan oleh tim PSG, dengan skor 2-0, pada Senin (29/10) kemarin. Kedua pemain ini malah menonton laga El Clasico.

Kedua pemain ini memang tidak mengisi tim inti baru-baru ini dan menjadi penghuni bangku cadangan karena Thomas Tuchel memberikan sanksi atas ketidak sopanan dan kurang disiplinnya kedua pemain timnas Prancis tersebut. Apalagi saat mereka tidak hadir dalam laga Paris Saint Germain VS Marseille di liga Prancis atau laga ‘Le Classique’ yang menjadi derby terbesar di kompetisi Ligue 1.

Jelas saja, Thomas Tuchel kian marah pada dua pemain mudanya tersebut. Mereka malah tampak memberikan dukungan pada laga El Clasico yang memainkan Barcelona kontra Real Madrid, sementara tim mereka tengah berjuang dalam laga besar di Ligue 1. Belum diketahui apakah sang pelatih akan menghukum kedua pemain ini.

Skip to toolbar