Sejarah Baru bagi Timnas Albania

Sejarah Baru bagi Timnas Albania

Sejarah Baru bagi Timnas Albania

Kejutan kembali terjadi di ajang kualifikasi Piala Eropa 2016. Albania yang sebelumnya tidak dijagokan, berhasil meraih tiket langsung ke babak utama Piala Eropa 2016 Perancis. Kemenangan di kandang Armenia membuat Lorik Cana dkk. dipastikan tampil di ajang bergengsi antar Negara Eropa tersebut.Berkat kemenangan di kandang Armenia, Albania berhasil menempati di posisi runner up grup I di bawah Portugal. Kemenangan telak 3-0 atas Armenia membuat poin Albania tidak bisa dikejar lagi oleh pesaing terdekatnya, Denmark.Alhasil, Denmark mesti harus berjuang lewat babak play-off.

Bagi Albania, pencapaian tersebut menjadi momen bersejarah tersendiri bagi Negara pecahan Kosovo ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Albania berhasil melaju ke babak utama Piala Eropa. kemenangan tersebut dirayakan dengan sangat meriah di kota-kota Negara tersebut. Pesta kembang api mewarnai langit Albania malam itu.
“Keberhasilan ini sangat bersejarah. Kami tidak mempunyai tim yang bertabur bintang, tapi pemain kami bermain dengan hati dan semangat kebersamaan,” ujar Presiden asosiasi sepakbola Albania seperti dikutip dari The Guardian.

Pencapaian Albania tak lepas dari sosok pelatih mereka asal Italia, Gianni De Biasi. Mantan pelatih Udinese dan Torino ini berhasil menyatukan semangat pemain sehingga mampu memberikan hasil yang maksimal bagi tim. Tak pelak, De Biasi langsung diganjar perpanjangan kontrak atas keberhasilannya tersebut. Albania memang bermain secara kolektif, namun ada beberapa sosok pemain yang dianggap mempunyai kontribusi lebih kepada tim. Salah satunya adalah kapten tim, Lorik Cana. Pemain SS Lazio ini berhasil menjadi jenderal di lapangan untuk memimpin rekan setimnya. Pengalamannya di level tertinggi sepakbola Eropa membuat Cana menjadi sosok yang paling tepat untuk memimpin timnas Albania di pentas Eropa.

Selain Cana, ada pemain-pemain penting lain di tim ini seperti kiper mereka yang juga bermain untuk SS Lazio, Etrit Berisha. Kemudian Taulant Xhaka yang malang melintang di liga Swiss dan juga Elseid Hysaj bek tangguh yang bermain untuk raksasa Serie A lainnya, Napoli.
Kesuksesan Albania menembus babak utama Euro 2016 Perancis memang patut disyukuri dan dirayakan warganya. Keberhasilan tersebut membuat Negara yang kerap berkonflik tersebut bisa bersuka ria. Albania siap menjadi kuda hitam di ajang Euro 2016 Perancis

Skip to toolbar